18
Nov
Posted by mioariefiansyah in Cerita Pribadi, Pelajaran Kehidupan. Tagged: musim sakit. 4 Comments
Sakit kok musim?? Mending musim mangga, musim salak, musim rambutan, atau musim nikah (he2). Lha ini musim sakit.
. Entah, di belahan bumi lainnya sedang mengalami musim apa. Tapi yang jelas, orang-orang yang aku kenal pada sakit semua sekarang.
.
Seminggu yang lalu, sepulang mengajar dan ketika sedang menulis, aku dikagetkan oleh sebuah sms keramat dari seseorang yang aku kenal dekat. Sore-sore yang harusnya indah dan ceria itu berubah menjadi suram dan merana. Gimana nggak, keponakanku yang notabene anak-anak yang aku sayangi dan udah seperti anakku sendiri tersebut diopname di salah satu rumah sakit di daerah Ciledug- Tangerang.
Kaget pastinya membaca kata-kata opname. Kata-kata itu (opname) emang terdengar horor di telinga orang yang Alhamdulillah hingga detik ini belum pernah diopname, yah kalaupun sakit cukup dibawa ke dokter saja, tak sampai ngamar (baca: opname), coz selain rada gak nyaman dengan suasana rumah sakit, aku juga sebenarnya takut disuntik (he2). Continue reading
16
Nov
Posted by mioariefiansyah in Cerita Pribadi. Tagged: kejutan, minggu. 8 Comments
Kemarin waktu jalan-jalan ke Gramedia MM Bekasi, aku dan suamiku menemukan sebuah buku yang selama ini kami cari-cari. Buku apakah itu? Yang jelas buku itu membuat suamiku tertawa juga tersipu. Lhoh Lhoh…….
Yah bukan apa-apa sih, tapi boleh donk sedikit bahagia (wah bahasanya, ntar disangka tidak bersyukur) ehm…. bahasa yang lebih pas mungkin “boleh kan bersyukur yang tentunya semakin menambah semangat di hari-hari berikutnya”… Walau mungkin belum apa-apa dan juga belum jadi siapa-siapa (halah)
, tapi bergembira yang tidak berlebihan tentu boleh kan.
Apaan sih? Bingung ya??? He2….malu nih mo ngasih tau, tapi ya berhubung ni “rumah” saya sendiri yang saya sewa gratis dari wordpress, jadi saya bebas donk menulis apa saja
, bebas bertanggung jawab tentunya….
Tu kan semakin gak jelas jluntrungannya (bhs jawa nih, kalau bahasa indonesia artinya “arah dan tujuan”) mo nulis apa di sore hari yang indah dan cerah ini
.
Balik lagi ke jalan yang benar
Continue reading
6
Nov
Posted by mioariefiansyah in Islam...OK..BGT, Pelajaran Kehidupan, Pernikahan. Tagged: greater woman, the great man. 4 Comments
Seneng banget sm quote ini behind a great man there is a greater woman. Bagi orang-orang yang mengerti pasti juga setuju. Di dunia ini tuh tidak ada sesuatu yang instan semua butuh proses.
Jadi teringat pembicaraan Ibu-Ibu beberapa waktu yang lalu yang intinya seperti ini (bila diilustrasikan):
“Enak ya jadi istrinya Pak XXXX. Bayangkan aja, dia tuh udah ganteng, kaya, punya jabatan, S2, trus juga beriman. Ihhhhhh mau donk jadi yang kedua.”
Entah bercanda atau gimana pembicaraan Ibu-Ibu muda itupun berlanjut seperti ini:
“Kok bisa sih Pak XXXX menikah sama Bu ZZZZ. Padahal kalau mau, Pak XXXX kan bisa nikah sama yang lebih. Tau kan Bu ZZZZ kan biasa aja gak pinter2 amat, wahhhh aneh yaaaaa.”
Masih belum puas juga Ibu-Ibu itu meneruskan lagi seperti ini:
“Cinta itu memang aneh kok, gak nyangka kalau Pak XXXX ternyata memilih istri yang sederhana kayak gitu,”
Dan perbincangan Ibu-Ibu tersebut berlanjut dengan tema yang intinya membahas “Kenapa Pak XXXX memilih Bu ZZZZ“
Continue reading
6
Nov
Posted by mioariefiansyah in Islam...OK..BGT, Pelajaran Kehidupan. Tagged: dimuliakan, khadimat. 2 Comments
Tulisan saya kali ini terilhami oleh sesuatu. Khadimat atau yang biasa disebut dengan “mbak”, “bibi”, “simbok” atau sebutan lainnya adalah seseorang yang seharusnya kita mulyakan. Kenapa? Betapa besar jasa mereka, mulai dari: memasak, membersihkan rumah, mengurusi anak majikan, setrika, mencuci baju, dan kegiatan lainnya yang sungguh kompleks. Bayangkan saja, bila tidak ada mereka (bagi yang terbiasa dengan khadimat), tentu saja kita akan merasa kerepotan mengurusi segala sesuatu yang ada. Hal tersebut saya amati dari beberapa ibu-ibu di sekitar tempat tinggal saya serta teman-teman saya yang ditinggal khadimatnya pada saat lebaran kemarin. Rata-rata mereka semua pada mengeluh. Iya lah, bagi yang tidak biasa tentu saja pekerjaan rumah itu dianggap berat dan sungguh luar biasa capeknya.
Saya sendiri memang tidak menggunakan jasa khadimat, entah kalau punya anak nanti (saya masih belum kepikiran). Tapi kalau sekarang karena cuma dua orang (saya dan suami saya) Insya Allah pekerjaan rumah itu masih bisa saya kerjakan sendiri (karena dari kecil sudah dilatih oleh Ibu saya untuk “berkenalan” dengan pekerjaan2 rumah). Yah, alhamdulillah hingga detik ini tidak ada kesulitan yang berarti, saya bisa bekerja tanpa harus meninggalkan kewajiban saya di rumah (mengurus rumah), rumah terurus mengajar dan menulis juga tetep lanjut. Continue reading
4
Nov
Posted by mioariefiansyah in Hiburan. Tagged: hoshi no tobira. 2 Comments
Ni salah satu anime ost yang sangat aku sukai. Judulnya Hoshi No Tobira, ost nya Gundam Seed Destiny Stargazer. Belum pernah nonton filmnya sih, palingan yang sudah ya suamiku itu.

Dia seneng banget sm anime. ck ck ck. Dan mungkin “penyakit” nya suamiku yang sudah diidap sejak SMA itu secara tidak sengaja menular kepadaku. He2.
Biasanya sambil ndegerin ini, aku berimajinasi pergi ke luar angkasa, berlarian ke sana kemari antar galaksi. Suasananya sepi dan nyaman. Di sana sini banyak sekali benda langit bertebaran. Aku dan pesawat luar angkasaku memandang dengan takjub. Kadang-kadang juga berpapasan dengan makhluk aneh dari luar angkasa, ada yang baik dan ada juga yang jahat. Kadang malah aku terlibat perang bintang. Kadang aku berada di dalam zona yang sama sekali belum aku kenal, tapi pada akhirnya aku bisa kembali ke bumi, tepatnya pada malam hari. Lhah namanya juga berimajinasi, jadi gpp donk
. Biasanya aku ndengerin ini di malam hari memang, ketika suasana sedang sepi, trus aku harus menyelesaikan tugas-tugasku. Bila ndengerin ini diiringi dengan instrumentnya yang benar2 keren banget (dengerin aja sendiri), imajinasiku langsung berlarian ke sana kemari. Trus bila aku ceritakan imajinasiku tersebut kepada suamiku, dia hanya bilang “bagus bagus, emang film gundam tu ttg luar angkasa kok”. Waaahhhh….padahal aku belum pernah lihat filmnya…ho ho…. Kalau udah gini aku jadi pengen lihat filmnya
.
Yang jelas lagu ini adalah salah satu lagu yang menginspirasi aku banget
. Silahkan menikmati liriknya
…………… Continue reading
29
Oct
Posted by mioariefiansyah in Catatan Perjalanan, Pengetahuan Umum. Tagged: flp bekasi, milad, oleh-oleh. 2 Comments
Hari Minggu tanggal 11 Oktober 2009 beberapa waktu yang lalu, bertempat di Universitas Islam Empat Lima (UNISMA) Bekasi, FLP Bekasi punya “gawe”. Apa itu? Yaps, dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda dan hari ulang tahun FLP Bekasi yang ke-5, FLP Bekasi menggelar acara bertajuk “Parade Sastra Anak Negeri”. Acara yang dilaksanakan Hari Minggu itu terbilang cukup sukses
. Alhamdulillah. Baik para peserta dan panitia merasa sangat puas dengan acara yang berlangsung tersebut. Walau dilaksanakan pada hari Libur (Minggu) namun antusiasme peserta, panitia, dan narasumber sungguh patut diacungi jempol. Mereka rela untuk “melepaskan” sejenak acara hari libur mereka bersama keluarga untuk menghadiri “gawe” nya FLP Bekasi. Yah, bagi FLP Bekasi yang masih dibilang “muda” karena masih berusia 5 tahun, hal ini tentu memberikan arti tersendiri.
Di acara tersebut, FLP Bekasi tak lupa tuk memberikan suguhan yang menarik bagi para penikmat dan pecinta sastra. Apa saja? Berikut ini sedikit bocorannya: Continue reading
26
Oct
Posted by mioariefiansyah in Cerita Pribadi, Hiburan, Pelajaran Kehidupan, Pernikahan, Ruang Fiksi, Wanita. Tagged: hari ini, mengenalmu, setahun, tujuh tahun. 8 Comments
Hari ini tanggal 26 oktober,
Tepat tanggal yg sama di tahun yang beda, kau mengucapkan kata itu. Sebuah kata yang sungguh bermakna luar biasa. Dari yang tadinya haram menjadi halal dan bernuansa ibadah. Para sesepuh menggoda, “senyum ibadah lho sekarang, mengedipkan mata juga ibadah, berkata lembut juga ibadah, dan yg lainnya juga ibadah”. Aku hanya tersipu malu, sedangkan kamu tak tahu malu. He2. Ehm…baru kutahu bedanya laki2 dan perempuan (yah walau tidak semua seperti itu namun kebanyakan). Kalau wanita, walau sudah halal masih menunjukkan sikapnya yang pemalu, sedangkan kalau laki2 memang tak punya malu (ups….he2).
Bahagiakah kita saat itu? tentu saja…. Untuk mendapatkan “pengakuan” saja kita sungguh melewati jalan yang berliku. Yah, walau aku tahu tak hanya kita yang mengalaminya, pasangan lain juga pasti mengalami hal yang sama ketika akan beribadah separoh agama itu. Namun, pemikiran waktu itu tentunya tidak sama dengan pemikiran kita sekarang. Kita masih sama-sama kecil. Lihat sekeliling, masih belum ada, kalau toh ada bisa dihitung dengan jari dan kemungkinannya 1:100 saking jarangnya (kecuali sekarang Alhamdulillah sudah banyak). Yah…. bagi kita untuk bisa “pergi” ke tempat yang diridhoi-Nya sungguh memerlukan perjuangan panjang. Panjang dan lama.
Sesaat setelah resmi menjadi pasangan “kekasih” yang diridhoi Sang Illahi, aku seperti terseret ke mesin waktu, menuju kejadian saat itu: Continue reading
16
Oct
Posted by mioariefiansyah in Puisi. Tagged: namaku, siapa. 6 Comments
Aku tidak punya nama
siapa namaku
tapi mereka menyebutku wanita jalang
aku sendiri tidak mengerti apa artinya itu
yang jelas profesiku memang merusak hubungan orang lain yang mau menikah, sudah menikah, bahkan sudah berpisah
target utamaku adalah wanita cantik yang masih polos
aku benci dengan mereka
kenapa? Continue reading
16
Oct
Posted by mioariefiansyah in Cerita Pribadi, Puisi. Tagged: terimakasih. 2 Comments
Ketika hati bicara jujur:
Allah hari ini aku sangat bahagia…bahagia sekali
Engkau menepati janji-Mu walau kutahu aku tak perlu ragu
Aku bahagia sejujurnya Continue reading
15
Oct
Posted by mioariefiansyah in Catatan Perjalanan, Cerita Pribadi, Hiburan. Tagged: hari raya, sumatra. 2 Comments
Walau sudah agak telat ceritanya (maklum kesibukan penulis he2), tapi tak masalah kan, yang penting belum ganti tahun
.
cerita sebelumnya pun berlanjut seperti ini Continue reading
"Surat Mini" Pembaca